• Contact
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
idenera
  • Ide
    • Lingkungan
    • Filsafat
    • Eksplainer
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Foto
    • Telusur
  • Narasi
    • Warga
    • Kampus
    • Kampung Kota
  • Sastra
    • Novel
    • Cerpen
  • Kolaborasi
  • Redaksi
    • Tentang Idenera
  • Dukung Kami
No Result
View All Result
  • Ide
    • Lingkungan
    • Filsafat
    • Eksplainer
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Foto
    • Telusur
  • Narasi
    • Warga
    • Kampus
    • Kampung Kota
  • Sastra
    • Novel
    • Cerpen
  • Kolaborasi
  • Redaksi
    • Tentang Idenera
  • Dukung Kami
No Result
View All Result
idenera
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Warga Aksi

UKWMS dan AFTI Bahas Krisis Ekologi dan Etika Teknologi

Redaksi Idenera by Redaksi Idenera
Maret 4, 2026
in Aksi, Fakultas Filsafat
Reading Time: 3 mins read
0

Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan Asosiasi Filsafat-Teologi Indonesia (AFTI) menggelar simposium internasional bertema “Humanity, Justice, and Ecological Schemes: Rethinking Ethics, Technology, and Sustainability” pada 4–6 Maret 2026 di Surabaya. 

Simposium internasional ini digelar secara luring dan daring di Gedung IMAVI, Kampus Pakuwon City UKWMS Kampus Pakuwon City Surabaya. Ada 35 pembicara yang dihadirkan dalam sesi paralel.

Adapun tema yang dibahas antara lain kerusakan ekologis dan tanggung jawab manusia, dehumanisasi di era teknologi, ketimpangan sosial dan ketidakadilan ekologis, disorientasi kultural, serta relasi filsafat dan iman dalam masa depan kemanusiaan.

Pembicara utama dalam simposium internasional ini antara lain adalah  Prof. Prospero C. Naval Jr. dari University of the Philippines dan Dr. Luis Gouveia Leite dari Institut Superior Filsafat dan Teologi Dom.Jaime Garcia Goulart de Timor-Leste.

Prospero akan membawakan makalah berjudul “From Pixels to Wisdom: AI and the Ethics of Contemplative Care for our Oceans” yang akan membahas  kecerdasan buatan dengan etika pelestarian laut.

Sedangkan Luis Gouveia Leite dari Institut Superior de Filosofia e Teologia Dom. Jaime Garcia Goulart, Timor-Leste, membawakan  makalah “Relasi Etis Manusia-Tumbuhan dalam Etika Tanggung Jawab Hans Jonas dan Lulik di Timor-Leste”. Melalui makalah ini, ia menghadirkan perspektif etika tanggung jawab dengan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan alam.

Ketua Panitia Simposium, Dr. Anastasia Jessica, mengatakan bahwa simposium ini digelar sebagai respons atas krisis ekologis global yang kian menguat. 

BacaJuga

Diblokir, Dibom, Dipukul: Ancaman Nyata Media Alternatif Indonesia

Diblokir, Dibom, Dipukul: Ancaman Nyata Media Alternatif Indonesia

Mei 4, 2026
Interkulturalisme: Tan Khoen Swie, Tionghoa, dan Kejawen

Interkulturalisme: Tan Khoen Swie, Tionghoa, dan Kejawen

April 24, 2026
Kronologis Operasi Teror terhadap Andrie Yunus

Kronologis Operasi Teror terhadap Andrie Yunus

April 22, 2026
Peneliti Ecoton

Fast Fashion Sumbang Mikroplastik Dalam Darah

April 9, 2026

‘Kita bersama melihat perubahan iklim, polusi, hilangnya keanekaragaman hayati, serta ketimpangan antara kelompok yang terdampak dan pihak yang diuntungkan dari eksploitasi lingkungan,” kata Jessica.

Menurutnya, persoalan krisis ekologi global bukan sekadar isu teknis, melainkan problem struktural yang berakar pada paradigma pembangunan dan relasi manusia dengan alam.

“Banyak model pembangunan saat ini terlalu berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan manusia. Model tersebut kurang memperhatikan batas-batas alam,” lanjutnya.

Kampus Pakuwon City Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) berlokasi di Jl. Raya Kalisari Selatan No. 1, Mulyorejo, Surabaya. Foto: Andre Yuris

Melalui simposium ini, peserta diajak merefleksikan ulang kerangka etika, tanggung jawab moral, serta implikasi sosial dari kebijakan dan perkembangan teknologi. 

“Tujuannya adalah merumuskan pendekatan yang lebih adil dan berkelanjutan, sekaligus menjembatani kepentingan kemanusiaan dengan keberlanjutan ekologis,” pungkasnya.

Selain membicarakan krisis ekologi, simposium juga menyoroti dampak percepatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan sistem digital, terhadap nilai kemanusiaan dan kohesi sosial. 

Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala sebagai penyelenggara berharap simposium ini dapat melahirkan refleksi kritis sekaligus rekomendasi yang mendorong lahirnya paradigma pembangunan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Simposium ini terbuka untuk umum. Peminat dapat mendaftarkan diri melalui link https://go.ukwms.ac.id/SymposiumRegistration dan akan dihubungi panitia untuk konfirmasi kepesertaan.


Gambar utama dibuat dengan Chat GPT.


Tags: Etika TeknologiFakultas Filsafat UKWMSKrisis EkologiSimposium
SummarizeShare239Send
Previous Post

AJI Latih Jurnalis Bongkar Operasi Informasi Asing dan Domestik

Next Post

Tombole: Oleh-oleh Warisan Budaya Wakatobi

Redaksi Idenera

Redaksi Idenera

IDENERA adalah media jurnalisme kepentingan publik yang berbasis di Surabaya. Kontribusi dalam bentuk tulisan opini, reportase, resensi dan cepen dapat dikirim ke: redaksi.idenera@gmail.com. Semua tulisan dikurasi sebelum dipublikasi.

Related Posts

Diblokir, Dibom, Dipukul: Ancaman Nyata Media Alternatif Indonesia
Jurnalis Warga

Diblokir, Dibom, Dipukul: Ancaman Nyata Media Alternatif Indonesia

by Redaksi Idenera
Mei 4, 2026
0

Pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 yang jatuh pada 3 Mei 2026, Koalisi Media Alternatif (KoMA) Indonesia menyoroti pemblokiran Magdalene.co,...

Read moreDetails
Interkulturalisme: Tan Khoen Swie, Tionghoa, dan Kejawen

Interkulturalisme: Tan Khoen Swie, Tionghoa, dan Kejawen

April 24, 2026
Kronologis Operasi Teror terhadap Andrie Yunus

Kronologis Operasi Teror terhadap Andrie Yunus

April 22, 2026
Peneliti Ecoton

Fast Fashion Sumbang Mikroplastik Dalam Darah

April 9, 2026
Hari ini,1 April 28 tahun Lalu, Bimo Diculik

Hari ini,1 April 28 tahun Lalu, Bimo Diculik

April 1, 2026
Tombole: Oleh-oleh Warisan Budaya Wakatobi

Tombole: Oleh-oleh Warisan Budaya Wakatobi

Mei 4, 2026
AJI Latih Jurnalis Bongkar Operasi Informasi Asing dan Domestik

AJI Latih Jurnalis Bongkar Operasi Informasi Asing dan Domestik

Maret 6, 2026
Next Post
Tombole: Oleh-oleh Warisan Budaya Wakatobi

Tombole: Oleh-oleh Warisan Budaya Wakatobi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IDENERA adalah media jurnalisme kepentingan publik yang berbasis di Surabaya. Kami tumbuh sebagai ruang jurnalisme berbasis komunitas yang menggabungkan semangat aktivisme, sukarela, kolaborasi, dan solidaritas warga.

Artikel Terbaru

Idenera Documentary

https://www.youtube.com/watch?v=TTzYdKzoHJk
  • Pedoman Hak Jawab
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Pedoman Penggunaan AI
  • Kebijakan Privasi
  • Diskusi
  • Mitra Karya

© 2026 IDENERA BY NERA ACADEMIA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Ide
    • Lingkungan
    • Filsafat
    • Eksplainer
  • Aksi
    • Jurnalis Warga
    • Foto
    • Telusur
  • Narasi
    • Warga
    • Kampus
    • Kampung Kota
  • Sastra
    • Novel
    • Cerpen
  • Kolaborasi
  • Redaksi
    • Tentang Idenera
  • Dukung Kami

© 2026 IDENERA BY NERA ACADEMIA